Monthly Archives: September 2010

2 Comments

Share This :

Sejak apache tomcat dimasukkan dalam repository ubuntu, cara installasinya pun semakin gampang. tinggal menggunakan apt-get beres deh. Apache tomcat merupakan webserver yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi SERVLET maupun JSP. Sebelum melakukan installasi tomcat, disarankan agar melakukan install JRE (Java Runtime Environtment)  terlebih dahulu. Cara melakukan install apache tomcat adalah sebagai berikut:

1. Install tomcat dan pendukung-pendukungnya :
- tomcat6 : Servlet and JSP engine
- tomcat6-admin : Admin web applications
- tomcat6-common : Common files
- tomcat6-user : Tools to create user instances
- tomcat6-docs : Example web applications
- tomcat6-examples : Example web applications

2. Lakukan install

zein@arjuna:~$ sudo apt-get install tomcat6 tomcat6-admin tomcat6-common tomcat6-user tomcat6-docs tomcat6-examples

3. Jalankan tomcat

zein@arjuna:~$ sudo /etc/init.d/tomcat6 start
* Starting Tomcat servlet engine tomcat6
Using CATALINA_BASE:   /var/lib/tomcat6
Using CATALINA_HOME:   /usr/share/tomcat6
Using CATALINA_TMPDIR: /tmp/tomcat6-tmp
Using JRE_HOME:        /usr/lib/jvm/java-6-openjdk
Using CLASSPATH:       /usr/share/tomcat6/bin/bootstrap.jar

4. Beberapa command yang berkaitan dengan tomcat:

- Stop tomcat : $ sudo /etc/init.d/tomcat6 stop
- Restart tomcat : $ sudo /etc/init.d/tomcat6 restart
- Melihat status tomcat : $ sudo /etc/init.d/tomcat6 status

5. Setelah tomcat berjalan maka buka web browser untuk melakukan testing, apakah tomcat dapat bekerja dengan baik. Buka web browser dan ketikkan alamatnya, http://localhost:8080 atau http://<ipserver>:8080. Jika sukses maka akan muncul tampilan dengan Header : Its Works!
Sedangkan untuk melihat contoh-contoh program (examples) servlet bisa dilihat melalui alamat  http://<ipserver>:8080/examples/servlets dan jika ingin melihat contoh-contoh JSP dapat dilihat di alamat http://<ipserver>:8080/examples/jsp.

6. Untuk melakukan aktifasi fiture admin lewat browser, maka edit lah file /etc/tomcat6/tomcat-user.xml. Kemudian tambah baris dibawah ini.

<role rolename="manager"/>
<role rolename="admin"/>
<user name="admin" password="rahasia" roles="manager,admin"/>

Setelah itu akses lewat web browser dengan alamat http://<ipserver>:8080/manager/html, lalu masukkan username & password seperti yang ada di tomcat-user.xml. Selanjutnya akan muncul tampilan sebagai berikut :

7. Untuk merubah port yang digunakan oleh apache tomcat, dapat dirubah di /etc/tomcat6/server.xml. Port default tomcat adalah 8080, untuk merubahnya menjadi port 80 adalah dengan mengganti baris Connector port="8080" dengan Connector port="80"

3 Comments

Share This :

Kabar mengejutkan muncul di pertengahan september ini (08/09/2010), tentu saja ini kabar kurang mengenakkan buatku yang merupakan salah satu fans Dream Theater (DT). Mike Portnoy (MP) atau yang bernama asli Michael Stephen Portnoy ini merupakan drummer sekaligus pendiri DT dan pernah meraih beberapa penghargaan utama sebagai drummer terbaik menurut beberapa versi termasuk 23 kali menjadi juara versi Majalah Modern Drummer. Dan pria yang memiliki darah keturunan Yahudi ini lahir 20 April 1967.

Di salah satu tweet anggota dream theater  (Jordan Rudees - keyboard) disitu juga menyebutkan bahwa dia merasa kehilangan dengan perginya mike portnoy dari dream theater:

@Jcrudess: I’ll miss Mike because not only is he an incredibly talented drummer and friend, but he’s always supportive of me and my sonic adventures!

Mike Portnoy juga mengeluarkan pernyataan resminya di facebook. Banyak spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa MP keluar dari DT dan bergabung dengan Avenged Sevenfold (A7X).  Seperti telah diketahui bersama bahwa selama setahun terakhir ini MP banyak bermain dengan A7X menggantikan drummer A7X yang bernama The Rev yang telah meninggal dunia.  Walaupun aku juga penggemar A7X tapi tetap saja aku lebih suka jika MP tetap di Dream Theater. Berikut ini adalah pernyataan resmi mike portnoy :

I am about to write something I never imagined I’d ever write:

After 25 years, I have decided to leave Dream Theater….the band I founded, led and truly loved for a quarter of a century.

To many people this will come as a complete shock, and will also likely be misunderstood by some, but please believe me that it is not a hasty decision…it is something I have struggled with for the last year or so….

After having had such amazing experiences playing with Hail, Transatlantic and Avenged Sevenfold this past year, I have sadly come to the conclusion that I have recently had more fun and better personal relations with these other projects than I have for a while now in Dream Theater…

Please don’t misinterpret me, I love the DT guys dearly and have a long history, friendship and bond that runs incredibly deep with them…it’s just that I think we are in serious need of a little break…

Dream Theater was always my baby…and I nurtured that baby every single day and waking moment of my life since 1985…24/7, 365…never taking time off from DT’s never-ending responsibilites (even when the band was “off” between cycles)…working overtime and way beyond the call of duty that most sane people ever would do for a band…

But I’ve come to the conclusion that the DT machine was starting to burn me out…and I really needed a break from the band in order to save my relationship with the other members and keep my DT spirit hungry and inspired.

We have been on an endless write/record/tour cycle for almost 20 years now (of which I have overseen EVERY aspect without a break) and while a few months apart from each other here & there over the years has been much needed and helpful, I honestly hoped the band could simply agree with me to taking a bit of a “hiatus” to recharge our batteries and “save me from ourselves”…

Sadly, in discussing this with the guys, they determined they do not share my feelings and have decided to continue without me rather than take a breather…I even offered to do some occasional work throughout 2011 against my initial wishes, but it was not to be…

While it truly hurts for me to even think of a Dream Theater without Mike Portnoy (hell, my father named the band!!), I do not want to stand in their way…so I have decided to sacrifice myself and simply leave the band so as to not hold them back against their wishes….

Strangely enough, I just read an interview that I recently did that asked me about the future of DT and I talked about “always following your heart and being true to yourself”…sadly I must say that at this particular moment, my heart is not with Dream Theater…and I would simply be “going through the motions”, and would honestly NOT be true to myself if I stayed for the sake of obligation without taking the break I felt I needed.

I wish the guys the best and hope the music and legacy we created together is enjoyed by fans for decades to come…I am proud of every album we made, every song we wrote and every show we played….

I’m sorry to all the disappointed DT fans around the world…I really tried to salvage the situation and make it work…I honestly just wanted a break (not a split)…but happiness cannot be forced, it needs to come from within….

You DT fans are the greatest fans in the world and as you all know, I have always busted my ass for you guys and I hope that you will stay with me on my future musical journey, wherever it may lead me….(and as you all know my work ethic, there will surely be no shortage of future MP projects!)

Sadly…
Your fearless ex-leader and drummer,
MP

Yang jika diterjemahkan kira-kira kesimpulannya adalah sebagai berikut:

"Aku akan menulis sesuatu yang tak pernah aku bayangkan akan kutulis. Setelah 25 tahun, aku memutuskan untuk meninggalkan Dream Theater, band yang kudirikan, kujalankan, dan amat kucintai selama seperempat abad ini," tulisnya.

"Pasti banyak orang yang amat terkejut mendengarnya, dan mungkin juga akan banyak yang salah mengerti. Namun percayalah, ini bukan keputusan yang terburu-buru. Ini adalah sesuatu yang terus berkecamuk dalam diriku selama setahun ini," lanjutnya.

"Setelah mendapatkan pengalaman yang mengagumkan bersama Hail!, Transatlantic, dan Avenged Sevenfold tahun ini, sedihnya, aku akhirnya menyimpulkan jika aku mendapatkan hubungan pribadi yang lebih menyenangkan dan lebih baik dalam proyek-proyek itu daripada di Dream Theater saat ini."

"Tolong jangan salah mengartikan kata-kataku. Aku amat mencintai personel Dream Theater dan punya sejarah pertemanan dan ikatan yang panjang dan dalam dengan mereka. Aku cuma merasa benar-benar butuh break sebentar."

"Dream Theater akan selalu menjadi kesayanganku. Dan aku sudah membesarkannya setiap hari dan setiap saat sejak aku bangkit lagi pada 1985. 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari dalam setahun. Aku tak pernah beristirahat dari tanggung jawab Dream Theater. Bekerja overtime dan lebih banyak daripada yang orang bayangkan untuk sebuah band."

"Tapi aku akhirnya menyimpulkan jika mesin Dream Theater mulai membakarku, dan aku benar-benar butuh break dari band ini untuk menyelamatkan hubunganku dengan para personel yang lain dan mempertahankan jiwa Dream Theater yang selalu lapar dan menginspirasi."

"Kami telah berada dalam rantai tak terputuskan, menulis lagu, merekamnya, tur, menulis lagu, merekamnya, tur, selama hampir 20 tahun. Dan saat beberapa bulan terpisah dan tahun-tahun yang kami lewatkan dengan saling membantu itu, aku sejujurnya berharap band ini juga setuju denganku untuk 'hiatus' sebentar demi mengisi baterai kita dan 'menyelamatkan diri kita sendiri'."

"Sedihnya, saat membicarakan hal ini, mereka kukuh dan tidak merasakan hal yang sama denganku dan memutuskan untuk terus berjalan tanpaku. Aku bahkan menawarkan beberapa kerjaan sampingan pada 2011 berbeda dengan keinginan semulaku, namun sepertinya itu juga tak bisa dilakukan."

"Meski aku merasa sangat sedih dan terluka hanya dengan memikirkan nama Dream Theater tanpa Mike Portnoy (ayahku yang menamai band ini!), aku tidak mau menghalangi langkah mereka. Jadi aku memutuskan untuk mengorbankan diriku sendiri dan meninggalkan band ini agar mereka bisa melanjutkan keinginan mereka."

"Anehnya, aku baru saja membaca sebuah wawancara yang baru saja aku lakukan. Aku ditanya tentang masa depan Dream Theater dan aku menjawab soal 'teruslah mengikuti kata hatimu dan jujurlah pada dirimu sendiri.' Sedih sekali, aku harus berkata saat ini, hatiku tidaklah bersama Dream Theater. Dan aku akan 'mengikuti langkah ini,' dan aku berarti akan membohongi diriku sendiri jika aku tetap bertahan hanya demi tanggung jawab tanpa break yang aku butuhkan."

"Aku berharap yang terbaik untuk personel yang lain dan aku harap musik dan nama yang kita ciptakan bersama bisa dinikmati oleh penggemar bertahun-tahun mendatang. Aku bangga atas setiap album yang kita buat, setiap lagu yang kita tulis, dan setiap pertunjukan yang kita lakukan."

"Aku minta maaf pada semua penggemar Dream Theater yang kecewa di seluruh dunia. Aku sudah mencoba untuk menyelamatkan situasi ini dan memperbaikinya. Jujur, aku cuma ingin break (bukan perpisahan), tapi kebahagiaan tidak bisa dipaksakan, hal itu harus datang dari dalam hati."

"Dan kalian para penggemar Dream Theater, adalah penggemar terbaik di dunia. Dan seperti yang kalian tahu, aku akan selalu berbuat yang terbaik untuk kalian dan aku harap kalian akan tetap bersamaku dalam perjalanan musikku di masa depan, ke mana pun waktu akan membawaku,"

Mike Portnoy pergi untuk mengejar karir dan mendapatkan sesuatu yang lebih. Gak tau apakah hanya karena ingin hijrah ke Avenged Sevenfold atau sudah berbeda visi dengan anggota Dream Theater yang lain. Tapi yang jelas Dream Theater tetap hidup. Album baru akan mulai direkam Januari 2011 diikuti dengan world tour. Seperti dilansir oleh situs resmi DT yaitu dreamtheater.net berikut ini:

To all of our loyal fans and friends: It is with profound sadness — regret — we announce that Mike Portnoy, our lifelong drummer and friend, has decided to leave Dream Theater. Mike’s stature in the band has meant the world to all of us professionally, musically, and personally over the years. There is no dispute: Mike has been a major force within this band.

While it is true that Mike is choosing to pursue other ventures and challenges, we can assure you that Dream Theater will continue to move forward with the same intensity — and in the same musical tradition — that you have all helped make so successful, and which is truly gratifying to us.

Fans and friends: File this episode under “Black Clouds and Silver Linings.” As planned, we begin recording our newest album in January 2011, and we’ll follow that with a full-on world tour. “The Spirit Carries On.”

All of us in Dream Theater wholeheartedly wish Mike the best on his musical journey. We have had a long and meaningful career together. It is our true hope that he finds all he is looking for, and that he achieves the happiness he deserves. He will be missed.

Selain itu di tweet Jordan Rudees juga menjelaskan bahwa dream theater akan terus berkarya walaupun tanpa MP. Yah semoga baik DT maupun MP mendapatkan yang terbaik dengan adanya peristiwa ini. Hidup Dream Theater and Good Luck for you Mike Portnoy...

Share This :

So many people are searching for the terms Firefox cache folder, Firefox cache files, Firefox temp folder, Firefox temporary folder, Firefox cache location, and the list goes on. They all are somehow looking for a single folder called Cache, which is inside the Firefox Profiles folder.

The way Firefox handles cache is quite simple, it creates a folder named Profile for every user, and all cache is stored in it. If you are looking for the Firefox Cache folder, then the path will vary depending on which version of Windows you are using.

Before you navigate to these path, makes sure that you have enabled Hidden Files and Folders. To enable this, go to Tools > Folder Options > View tab and select Show Hidden Files and Folder and click OK.

In Windows Vista: C: Users (Your Username) AppData Local Mozilla Firefox Profiles

In Windows XP: C: Documents and Settings (Your Username) Application Data Mozilla Firefox Profiles

In Windows 95/98/ME: C: WINDOWS Application Data Mozilla Firefox Profiles

After you navigate to the Profile folder you will see profiles names in order such as xxxxxx.default. go inside this folder and you will find the Cache folder.

I was wondering as to why so many people are searching for this folder, the only reason that comes to my mind is because they want to delete the cache to save some space. So if you are looking for a way to delete the cache files, you don’t need to navigate all the way to the Cache folder to do it. You can simply open Firefox and go to Tools > Clear Private Data, here you can select Cache and click Clear Private Data Now, this will delete all Cache files instantly.