Monthly Archives: February 2012

1 Comment

Share This :

Pada posting sebelumnya, saya menceritakan bagaimana cerita saya mendapat tiket konser gratis (Nonton Konser Evanescence Gratis). Kali ini akan saya ceritakan bagaimana suasana konser saat itu. Enjoy it.

Konser Evanescence ini di promotori oleh Showmaxx Entertainment.  Konser malam itu tidak telalu penuh penonton, tapi tetap berlangsung seru, akhirnya misteri terjawab kenapa ada yg menawari harga sampai 250rb, ternyata penonton tidak terlalu banyak, bahkan di loket penjualan tiket. di tulis diskon 50%. Well, sepertinya promotor mengalami kerugian. Begitu saya sudah masuk di dalam ternyata bener juga, hall tersebut tidak penuh penonton. Pas saya masuk, sedang di tampilkan band pembuka yang membawakan lagunya Nirvana “Smells Like Teen Spirit” band itu bernaa Gecko dan vokalisnya cewek. kereeeeeeennn… saya selalu salut dengan cewek rock n roll dan metal :D

Setelah penampilan band pembuka selesai. Mulailah para penonton menunggu Evanescence untuk tampil. Saat itu terlihat bahwa masih banyak ruang kosong diantara VIP, Festival A dan Festival B. Sehingga tampak bolong-bolong dan terkesan sepi. Akhirnya pihak promotor Maxx Entertainment memindahkan penonton di festival A ke VIP dan yang festival B ke festival A sehingga jumlah penonton terlihat banyak dan ramaiii. Ada juga penonton dengan tiket festival B bisa menyerobot dan akhirnya sampai di VIP. Saya sih sudah cukup puas bisa nonton di festival A dengan gratis :D

Evanescence--Amy Lee (vokal, keyboard, dan harpa), Terry Balsamo (gitar), Troy McLawhom (gitar), Tim McCrod (bas), dan Will Hunt (drum)--muncul di pentas pada pukul 20.39 WIB. Mereka membuka konser dalam rangka tur promosi album Evanescence (2011) itu dengan "What You Want" dan "Going Under".  Dengan vokal yang prima, Amy--yang mengenakan kostum seperti pebalet, dengan kombinasi warna ungu, merah, dan hitam--memesona para penonton.

"Selamat malam Jakarta, terima kasih sudah datang ke sini malam ini. Akhirnya kami bisa ada di sini. Terima kasih sudah menunggu kami bertahun-tahun. Berikutnya, kami menyebut (judul) lagu kami 'The Other Side'," seru Amy sebelum Evanescence membawakan "The Other Side" dan melanjutkannya dengan  "Weight of the World". "Thank you very much," ujar Amy setelahnya. "Terima kasih," lanjutnya mencoba berbahasa Indonesia dan disambut riuh rendah tepuk tangan penonton. Lagu berikutnya, "My Last Breath".

Konser Evanescence ini sepertinya telah dipersiapkan dengan sangat baik, saya terkesan dengan sound dan juga tata cahanya, kereen  banget penuh warna ungu yang menarik. Saya jadi merinding saat Amy lee mulai duduk dan memainkan piano, saya sangat berharap dia akan membawakan lagu favorit saya. Dan ternyata benar, Come on," seru Amy lagi sambil duduk di piano yang kemudian tepuk tangan pun bergemuruh saat dia membawakan  "Lost in Paradise". Kemudian sambil masih memainkan piano, berikutnya ada "My Heart Is Broken" dan "Lithium". Ya dua lagu itulah yang saya tunggu-tunggu penampilannya, rasanya puass deh.

Lalu Evanescence memainkan lagu dari album pertama yang saat itu saya masih sekolah SMK, yaitu ada lagu "Imaginary" dan hit "Bring Me to Life". "Bring Me to Life" disajikan  tanpa kehilangan roh, meski tak ada rap dan growl dari vokalis Paul McCoy seperti aslinya. Para penonton pun seolah diberi aksi pemungkas dengan "Bring Me to Life". Namun, seolah masih kurang dan belum puas, kami semua pun berteriak. "We want more... we want more," dan berharap Evanescence kembali ke panggung. "Terima kasih banyak. Anda masih ingin lagi? Terima kasih untuk semuanya. Kami datang dari jauh dan sekarang memiliki banyak teman di sini," ujar Amy menjawab permintaan para penonton. Konser Evanescence akhirnya ditutup dengan "Your Star" dan "My Immortal".
Konser yang menakjubkan!!!

*foto by www.rollingstone.co.id dan www.vivanews.com

1 Comment

Share This :

Tiga hari belakangan sebelum evanescence menggelar konser di Indonesia lebih tepatnya di PRJ Hall A JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (25/2/2012) malam, di akun twitter saya banyak timeline yang membahas mengenai hal tersebut. Sehingga membuat saya ngilerr pengen nonton. Agak menyesal juga kenapa pas ada penjualan presale saya tidak beli. Padahal saat itu harga festival B adalah 300rb sedangkan kondisi normal tiket Festival B dijual seharga 500rb. Karuan saja saya kepikiran dan meng-galau (bahasa anak masa kini yang artinya kurang lebih confuse atau perasaan campur aduk)

Namun menjelang H-2 banyak tawaran dari macem-macem orang yang tidak saya kenal di twitter mendadak menawari tiket konser dengan harga dibawah standard. Ada yang keukeh menjual 500rb, ada yg nurunin jadi 450rb, dan saat h-1 ada juga yang menjual sampai 250rb. Fyuuhh,,, hampir gak kuat juga nahan buat segera mereply twit tersebut tapi untunglah gak jadi. Saya jadi bertanya-tanya, kenapa orang-orang itu berani menjual hingga harga segitu??? Well that is the mystery.

Namun sejak H-3 itu pula, saya sudah berkeyakinan dalam hati bahwa saya bakalan dapat tiket tersebut secara gratis-tis tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Entahlah keyakinan dari mana itu, namun saya bener-bener yakin bahwa tidak ada sesuatu yang mustahil :D Dan benar saja, sekitar jam 17:00 saat saya baru sampai di kosan sambil melepas lelah, saya buka ipod dan dengerin lagunya evanescence, lalu saya membatin dalam hati seraya berdoa
"Ya Tuhan, hari ini konser evanescence ya, pengen nonton niih, tapi gak ada tiket, plizz Tuhan..!!!"
Kurang lebih begitulah rintihan hati saya, sembari mengalun lagu Evanescence yang berjudul "My Heart Is Broken" Hihihi... Kemudian Amaziiinng,, Tuhan mendengarkan permintaan hamba yang yakin. Datanglah BBM dari seorang teman yang bilang bahwa dia ada kelebihan tiket. "ini ada 4 tiket festival B, kamu mau gak?" ya iyyalah tanpa pikir lagi langsung bilang mau,,, buru-buru lah mandi dan sholat maghrib. Bersyukur banget kemudian berangkat lah ke PRJ.

Masih belom selesai ceritanya, karena ada 4 tiket maka aku menawari teman-teman di kosan yang kebetulan ada disitu, dan mereka mau. Akhirnya berangkat naek taxi, mereka yang bayar, begitu juga pulangnya, mereka yang bayar dan saya tidak mengeluarkan sepeserpun, mulai dari berangkat, nonton, sampai pulang. Dan disana pun saya nontonnya di Festival A bukan di festival B jadi dekeett deh bisa liat Amy Lee dengan jelas. Saya ingat-ingat lagi, kenapa Tuhan mengabulkan permintaan saya? Ooh,, saya baru ingat, bahwa sehari sebelumnya saya bersedekah dengan niat ibadah dan semoga Tuhan mengabulkan segala keinginan. Kalau di hitung-hitung lagi, nonton di festival A plus transportasi gratis, ternyata Tuhan melipat gandakan amal tersebut sebanyak 7x bahkan lebih. Subhanallah. Yang saya tulis ini bukan bermaksud riya' atau membanggakan amal, tapi sekedar memberikan motivasi dan mengingatkan, bahwa jangan pernah ragu kepada janji Tuhan. Intinya adalah yakin dan ikhlas. :)

Yak, yang diatas itu adalah cerita ringannya bagaimana saya bisa menonton evanescence, lalu bagaimana dengan cerita dan jalannya konser? Liputannya di posting berikutnya. Klik disini Konser Evanescence Jakarta 2012

*foto by Decky Arrizal / rollingstone.co.id