Yearly Archives: 2014

Share This :

Di dalam ISO/IEC 27001:2005 disebutkan bahwa ISMS (Information Security Management System) / SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) merupakan suatu proses yang disusun berdasarkan pendekatan risiko bisnis untuk merencanakan (Plan), mengimplementasikan dan mengoperasikan (Do), memonitor dan meninjau ulang (Check) serta memlihara dan meningkatkan atau mengembangkan (Act) terhadap keamanan informasi perusahaan. Jadi jika mengacu pada pengertian SMKI tersebut, bahwa ISMS adalah suatu pendekatan proses “Plan - Do - Check - Act (PDCA)” maka untuk mengimplementasikannya diperlukan dukungan manajemen. Berikut tahapan dalam model PDCA :

isms_pdcaPLAN (Establish the ISMS)
Tahap perencanaan terdapat beberapa aktivitas yang perlu dilakukan antara lain :

  1. Ruang lingkup ISMS,
    Pemetaan ruang lingkup ISMS agar sesuai dengan kebutuhan keamanan informasi perusahaan seperti pemetaan terhadap proses-proses bisnis yang ada, fungsi-fungsi yang berjalan dalam sistem informasi dan aspek-aspek teknologi yang diterapakan. Pemetaan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkini, gap, dan planning kedepan terhadap ISMS.
  2. Pendekatan Metodologi berbasis Risiko
    Pendekatan metodologi berbasis risiko ini disesuaiakan dengan kriteria perusahaan atau dapat menggunakan standard atau framework yang paling sesuai diterapkan. Metologi secara umum dibagi dalam beberapa tahap sesuai dengan antara lain :

        Analisa Risiko : Dalam tahap ini terdapat beberapa aktivitas seperti asesmen risiko seperti indentifikasi threat, vulnerablity, karakterisktik sistem, likelyhood, analisa dampak/menghitung BIA dan lain-lain. Tujuan dari tahap ini untuk memperoleh gambaran detail dari risiko yang ada.
        Risk Mitigation : Pemilihan terhadap mitigaasi risiko yang akan digunakan, strategi mitigasi risiko, cost benefit analysis dan lain-lain . Pemilihan kontrol dan metrik terhadap ISMS yang bertujuan untuk memperoleh suatu “nilai” berdasarkan gambaran kondisi ISMS dan target pencapaian dari penerapan.
        Risk Evaluation dan Monitoring : Monitoring dan evaluasi terhadap risiko yang ada.
  3. Penentuan Kebijakan ISMS
    Merupakan pernyataan resmi perusahaan terkait ISMS yang dapat berupa Policy, procedure, standard, guideline dan work instruction.
  4. SOA (Statement of Applicability)
    Dokumentasi analisis terkait apa dan mengapa kontrol atau kebijakan isms tersebut dipilih dan akan diterapkan. SOA dapat dilakukan setelah melakukan metodologi berbasis risiko.

DO (Implement And Operate the ISMS)
Tahap “DO” merupakan tahap pelaksanaan dari apa-apa yang telah ditentukan dan direncanakan dalam tahap sebelumnya yakni “PLAN”. Aktivitas-aktivitas ditahap ini antara lain:

  1. Mengelola semua resources yang mungkin terlibat dalam ISMS mencakup: acquire, configuration, maintain dan disposal.
  2. Pengawasan implementasi dari ISMS.
  3. Pengembangan kebijakan yang disesuaian dengan kerangka yang dihasilkan dalam tahap plan.
  4. Knowledge transfer dan user awarness terhadap ISMS.

CHECK (Monitor and Review the ISMS)
ISMS memerlukan adanya pengukuran dalam tahap perencanaan dan implementasi untuk memberikan gambaran gap antara perencanaan dengan implementasi dan dalam rangka menuju langkah improvement ISMS. Dalam tahap ini aktivitas yang dapat dilakukan antara lain:

  1. Pengukuran hasil kinerja dari keseluruhan ISMS mecakup pencatatan dan pengumpulan bukti-bukti baik fisik maupun logik sebagai sarana audit.
  2. Pengukuran efektifitas dari suatu control yang diterapakan.
  3. Review keseluruhan ISMS dan memberikan analisa ISMS.

ACT (Maintain and Improve the ISMS)
Seluruh kontrol yang ditetapkan dan telah diterapkan dalam ISMS tidak akan memberikan hasil yang efektif tanpa adanya improvement atau semua itu hanya akan menjadi tumpukan dokumen atau kumpulan file-file tanpa arti. Tahap “Act” mencakup point penting antara lain :

  1. Melakukan peningkatan dari hasil asesmen tahap-tahap ISMS sebelumnya.
  2. Memastikan kegagalan tidak terulang kembali.
  3. Knowledge transfer dari hasil peningkatan.

Share This :

Suatu ketika dimalam yang dingin di Makobu (Malang Kota Bunga). Sambil ngopi-ngopi, seorang teman curhat kepada saya. Bukan curhat sih cuma ngobrol santai aja. Lalu dia berkata kepada saya

jujur"Aku sudah berupaya untuk berbicara jujur, sejujur-jujurnya."

"Ya memang sebaiknya omong yang jujur, masa mau jadi pembohong." saya pun menimpali dengan jawaban seperti itu.

"Tetapi, walaupun aku berkata jujur. Masih ada saja orang yang mencurigaiku. Dan tidak percaya dengan apa yang aku katakan"

Lalu dengan sok bijaknya saya bilang kepada teman saya itu

"Hmmm... tidak masalah dengan orang lain mau curiga atau tidak sama kamu. Kamu tahu apa yang penting?"

"Apa itu?"

"Kamu jujur kepada dirimu sendiri. Dan yang pasti Tuhan menyaksikan itu. Apakah itu belum cukup?"

"Hahaha... Menyebalkan, omonganmu selalu seperti itu."

"Loh, ada yang salah?"

"Enggak-enggak, omonganmu 100% benar. Mungkin aku masih belum bisa loss aja untuk berpikiran dan menerima seperti itu."

"Hahaha... Ini omongan sok iye, di dengerin monggo. Nggak di dengerin yo bebas. Aku juga belum bisa loss seperti itu sih. Tapi ya marilah sama-sama berusaha."

"Iya iya sama-sama berusaha semoga diberi kemudahan sama Tuhan."

Namun ternyata temen saya itu sepertinya belum lega dengan kegundahan hatinya. Kemudian dia melanjutkan lagi omongannya

"Tapi rasanya koq ya capek di curigain terus"

"Ya itu berarti melatih kesabaran. Porsi sabarnya harus ditambah. Hahaha..." dengan ke sok bijakan saya yang kesekian kali saya jawab aja seperti itu.

"Beraaat....."

"Hahahahahaha......"

Tertawa lah kami berdua, dan melanjutkan ngopi-ngopi sambil ngobrol. Yah kalau dipikir-pikir, tinggal berkata jujur aja kok repot ngurusi pemikiran dan kecurigaan orang lain. Yang penting jujur. Titik. Selesai. Begitu aja koq repot.

Share This :

"Ada apa denganmu?” Suara lembut itu kembali membuat Rayya termenung berpikir. Padahal kepalanya sudah pusing dan lelah dengan semua kejadian yang dialaminya.

"Aku capek." Rayya menyahut cepat.

Hembusan angin membelai rambut indahnya. Rayya terdiam kembali, matanya menatap kosong secangkir moccacino hangat yang baru di hidangkan. Kemudian Arya melanjutkan pembicaraannya.

"Apakah menurutmu semua kejadian yang kau alami adalah sebuah kebetulan semata?"

"Apa kau kira orang-orang yang kau temui selama ini adalah sebuah hal yang wajar saja"

"Kebetulan adalah kesengajaan Tuhan yang belum kita ketahui maknanya. Yang terlihat kebetulan adalah ujung dari peristiwa-peristiwa sebelumnya, baik yang direncana maupun tidak. Kebetulan bisa terjadi karena campur tangan manusia, dan bisa jadi, lebih dari itu, kekuatan di luar manusia, kekuatan yang menciptakan manusia."

"Tapi aku lelah." Rayya menatap arya sejenak, kemudian keluarlah apa yang selama ini dia rasakan.

"Aku ingin istirahat sejenak dari rutinitas ini. Aku ingin istirahat sejenak dari hiruk pikuk dunia ini. Aku ingin istirahat sejenak melepas lelah yang sedang kurasakan. Aku ingin istirahat walau hanya sekejap. Aku lelah"

"Sebenarnya apa yang kau cari? Apa yang kau inginkan? Untuk menemukan saja gak akan cukup sepanjang umur, apalagi untuk mencari. Kita harus menyerahkan diri/tawakkal kepada Tuhan, biarkan Tuhan yang membimbing kita, memperjalankan kita, seperti saat Nabi Muhammad diperjalankan dari masjidil harom ke masjiidil aqso dan kemudian ke sidratul muntaha."

"Jika kita sudah di perjalankan oleh Tuhan, maka segala semua kehidupan kita akan dijamin oleh-Nya. Dalam perjalanan kita menemukan berbagai peristiwa, pembelajaran dalam hidup untuk menjadi manusia yang memanusiakan manusia."

"Istirahat boleh, tapi jangan sampai tidak punya tujuan. Live life like a butterfly, take a rest but never forget to fly" Arya mengakhiri obrolannya dengan Rayya. Dan Arya pun harus bergegas pergi karena namanya telah di panggil oleh petugas bandara...

Kadang semesta seakan bergerak lambat jika kita menyadari bahwa orang-orang dan kejadian di masa lalu akan menjadi pelajaran untuk mempersiapkan bertemu dengan orang-orang yang seirama dan tulus di masa depan.

Seperti puzzle, merangkai, mensinkronkan segala yang ditemukan dalam hidup ini. Istirahat sejenak, itu akan membuat kita melihat semuanya secara jelas.

butterfly

Share This :

Akses jaringan internet di lingkungan kerja, serta kebebasan dalam menggunakan perangkat seperti MP3, USB, flashdisk, CD dan lainnya di kantor menjadikan kejadian pencurian data rentan terjadi. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengambil sejumlah langkah untuk mengamankan data di lingkungan kerja.

Data merupakan sesuatu yang sangat vital bagi bisnis. Jika data sensitif sampai jatuh ke tangan yang salah dan kemudian disalahgunakan, dampaknya bisa sangat buruk, seperti pelanggan atau nasabah diambil alih, rahasia perusahaan diketahui, sehingga dapat mempengaruhi daya saing bisnis dalam industri.

risk-analysisBerikut ini adalah tahap-tahap yang dapat Anda lakukan dalam mengelola risiko keamanan data di lingkungan kerja.

Pengukuran Risiko
Pertama, lakukan risk assessment, yakni pengukuran risiko. Lakukan analisa mengenai risiko-risiko data apa saja yang mungkin dicuri, peran karyawan mana saja yang terekspos terhadap risiko, juga analisa bagaimana kebijakan teknologi di lingkungan kerja.

Pada umumnya, data-data yang rentan untuk dicuri antara lain adalah:
• informasi rahasia
• rahasia dagang
• informasi hubungan dengan pelanggan, supplier, dan partner bisnis lainnya
• informasi hubungan dengan prospek pelanggan
• informasi mengenai tenaga kerja, dan skill-nya

Analisa dan Langkah Mengelola Risiko
Selanjutnya, analisa karyawan mana saja yang berpotensi untuk menghadirkan risiko tersebut. Biasanya adalah karyawan yang bisa langsung mengakses data dan informasi tersebut di atas, yang pada umumnya tidak tersedia secara bebas di perusahaan. Untuk mencegah risiko yang datangnya dari karyawan, maka dalam klausul kontrak dapat dimasukkan mengenai batasan-batasan bagi karyawan dalam mengakses dan memperlakukan data dan informasi tersebut.

Misalnya, karyawan tidak diperkenankan untuk membawa data dan informasi keluar dari kantor, kemudian seluruh hasil pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan adalah milik kantor dan tidak boleh dibawa ketika karyawan sudah tidak bekerja disana lagi, tidak boleh dibagi dengan orang lain, dan sebagainya. Anda juga harus membuat konsekuensi yang jelas mengenai pelanggaran peraturan ini.

Lalu bagaimana dengan kebijakan mengenai penggunaan hardware dan software yang selama ini dikeluarkan oleh kantor? Apakah kontrolnya sudah efektif? Hardware dan software merupakan perangkat yang menyimpan data-data Anda, sehingga perlu diterapkan kebijakan dan kontrol yang ketat. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda ambil dalam mengelola risiko keamanan data.

Selalu gunakan password untuk mengakses database, dokumen dan file yang mengandung data dan informasi yang sensitif. Ini perlu untuk membatasi supaya hanya orang-orang tertentu saja yang dapat mengakses data dan informasi tersebut.

Amankan jaringan Anda dengan firewall dan antivirus, untuk mencegah pihak luar atau hacker menyusup ke dalam jaringan kantor Anda; mengirimkan trojan, virus atau spyware; dan mencuri data dan informasi yang sensitif.

Terapkan kebijakan penggunaan hardware yang ketat, seperti melarang perangkat eksternal seperti flash disk, MP3 player, hard disk external, CD, dan sejenisnya yang dapat digunakan untuk menyimpan data. Jangan ada CD/DVD writer, kecuali beberapa PC yang digunakan khusus untuk itu dan dikelola administrator. .

Anda juga dapat mengurangi risiko dalam menyimpan data sensitif dengan cara membuang data-data yang sudah tidak digunakan lagi. Namun Anda harus menyortir dengan ketat, jangan sampai data yang masih diperlukan oleh divisi lain terbuang. Sesuaikan juga dengan regulasi, yang mungkin mensyaratkan Anda untuk menyimpan data-data tertentu.

Kadang, perusahaan juga punya partner outsourcing yang menyimpan data-data, termasuk data sensitif. Jika demikian, maka tugas perusahaan harus menjamin bahwa partner outsourcing dapat menjaga data-data tersebut dengan serius. Mereka juga harus memahami konsekuensi jika data tersebut bocor ke tempat lain.

Data sensitif biasanya dijaga oleh karyawan-karyawan tertentu saja yang berkepentingan. Karena data itu begitu penting, oleh karena itu Anda harus memberikan reward yang pantas juga bagi karyawan tersebut, supaya memastikan bahwa karyawan tersebut menjaga datanya dengan baik. Jika tidak demikian, maka karyawan tersebut bisa saja lengah atau malah tergoda untuk menjual data ke pihak lain.

Terakhir, masalah mengamankan data ini, karena sifatnya strategis, maka harus dibangun awareness kepada seluruh karyawan di organisasi. Perusahaan harus menekankan pentingnya menjaga data sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang sudah berlaku, serta konsekuensinya jika terjadi pelanggaran.

Share This :

Ya Allah
Dan sesungguhnyalah maka
aku kini bersenandung dan
aku berdoa seraya bermohon

Ya Allah
Disetiap desahan Nafas
Disetiap debaran Dada
Disetiap deburan Jiwa
Disetiap denyut Nadi
Disetiap detak Jantung
Disetiap Aliran darah
Disetiap pori pori sekujur Raga
Disetiap Kedipan Mata
Orientasinya.. hanya ENGKAU
Semata mata ..cuma ENGKAU
Tiadalah yang selain ENGKAU
Yaa Man Laa Huwa illa HUWA

Antal Hadi Antal "HU"
Laisal Hadi illa.. "HU"

aku menghadap-kan hatiku
aku menghadap-kan wajahku
dan segenap Risalahku ini
Hanya kepadaMu semata mata
Hidup dan Mati Hamba
Seluruh Hati, Jiwaraga, Sukma
Nyuwun Kapenggalih, Gusti
Nyuwun Pitedah
Nyuwun Agenge Sih Palimirno
Saestu estu, kawulo tuhu injih
Nyuwun Rena lan Tresna

Duh... Gusti!
Kawulo Madhep, Mulungi Ati
Nan Dalem ingkang Tansah
Nyanggi Dhampar Kawulo
Nyuwun Tuntun Lampah Kawulo

Ya Allah
dengan membawa selaksa Harap
serta damba didada yang kian
sarat Kerinduan demi Kerinduan
Ya Allah
dan Cinta dan Cinta dan Cinta
dan Cinta atas nama Kekasih-Mu
Ya Allah

cinta

2 Comments

Share This :

Ceritanya, saya ingin melihat status unggahan (upload) Thesis saya di Library Universitas Indonesia. Kebetulan sekarang di UI sudah menggunakan sistem SSO (Single Sign On) jadi mau masuk ke aplikasi apa aja tetap menggunakan satu login yang sama. Dua hari yang lalu saya baru saja mengunggah dokumen thesis. Dan hari ini saya mau ngecek apakah statusnya sudah diterima oleh pustakawan di depok atau belum. Login lah saya ke akun saya dan jeng... jeng...

Muncullah Warning Message :

Maaf, masa berlaku Account Anda telah habis. Silakan datang ke Helpdesk PPSI untuk meminta perpanjangan masa berlaku account Anda, atau gunakan mesin e-Akses yang telah disediakan.

sso_ui_expiredHadeehh...  :( :nohope: kecewa lah saya karena ini berarti saya harus ngurus account saya ke UI. Awalnya sih kecewa, tapi kemudian saya tertawa :ngakaks Bagaimana tidak tertawa, di kantor tempat saya bekerja, saya kebagian tugas menjadi Administrator / System Administrator / sysadmin / super user atau apapun namanya yang menguasai dan memiliki akses ke seluruh account dan data-data. Tanpa sadar menyeletuk dari mulut saya : Di kantor memang memiliki kekuasaan penuh :cool: tapi di luar hanyalah user biasa :hammer:

Lalu, apa hubungannya dengan roda kehidupan?

Ada pepatah yang bilang “hidup bagaikan roda yang berputar”. Banyak persepsi mengenai hal ini. Ada yang setuju, ada pula yang tidak setuju. Dari situ saya menyadari bahwa roda kehidupan sedang berlaku. Banyak yang tidak setuju bahwa roda kehidupan itu berputar. Misalnya saja, ada orang yang miskin tetap miskin walaupun sudah jungkir balik dan sebaliknya yang kaya tetap kaya walaupun nyantai-nyantai aja.

Saya memaknainya dengan sedikit berbeda. Dari kejadian kegagalan login SSO ini, saya melihat roda kehidupan dapat terjadi pada lingkup kehidupan apa saja. Seperti saya yang seorang super user di dalam kandang, menjadi user biasa di luar kandang. Atau misalnya, seorang bos yang memiliki kekuatan powerfull di kantor tetapi ternyata tidak berdaya di rumahnya. Ada lagi saat kita potong rambut, setinggi apapun jabatan yang dimiliki pastilah tidak berdaya di hadapan tukang pangkas rambut. Disuruh miring ikut miring dipegang kepala diam saja.

Artinya, semua memiliki tugas dan porsinya masing-masing. Semua memiliki titiknya masing-masing. Di kantor, saya menempati titik puncak roda untuk urusan sistem, tapi di luar kantor roda berputar dan saya menempati titik bawah untuk urusan sistem.

Bagitulah hidup, saya jadi heran kenapa dari gagal login bisa jadi tulisan model begini ya? Sudahlah, mungkin saya sedang mabok :shutup:  :Peace:

Share This :

Semalam saya terkejut membaca email yang mengabarkan bahwa beliau telah wafat pada 8 Rajab 1435 (7 Mei 2014). Langsung saja saya kirim Fatihah dan Sholat Ghoib untuk beliau. Beliau adalah guru saya yang pertama... Diantara bermacam perjalanan yang telah saya lalui sebelum saya sampai di tempat yang sekarang. Dibawah beliau lah tempat saya menempuh perjalanan dengan nama Tarekat Naqsybandi Haqqani. Beliaulah mursyid yang membimbing ruhani saya agar sampai kehadirat Alloh. Hal ini berawal saat saya masih kuliah pada tahun 2007. Saya dipertemukan dengan khalifah beliau yang bernama Syekh Mustofa Mas'ud dan Maulana Syekh Hisyam Kabbani. Terasa ada magnet yang menarik hati saya. Dan sejak saat itu lah saya sering hadir di Zawiyah Bethek Malang, untuk melakukan Khatm Khawajagan bersama-sama jamaah yang lain. Dan juga mengaji Kitab Tanwirul Qulub karya Syeikh Muhammad Amin Al Kurdi.

Entah harus senang atau sedih dengan meninggalnya beliau. Sedih karena fisik beliau sudah tidak lagi bersama para muridnya, senang karena beliau akan bertemu dengan Alloh. Itulah puncak dari cita-cita tertinggi. Bertemu Alloh...

Maulana Syekh Nazim dalam subha nya pernah berkata :
"Segala yang mempunyai awal, ia akan berakhir... Kita dapat melanjutkannya di dalam hati kita.  Ruh kita selalu bersama, bahkan jika secara fisik kita tidak bersama.  Hal itu mengatakan kepada kita bahwa kita adalah hamba Allah.  Kita semua adalah makhluk-Nya.  Bahkan jika busana kita berubah, posisi fitrah kita tidak akan pernah berubah."

Maulana Syakh NazimBagaimanapun beliau tidak lah pergi meninggalkan murid-muridnya. Sebagaimana pesan Mawlana Syekh Hisyam:
"Kita ingin selalu bersama Mawlana Syekh Nazim, tetapi pada hakikatnya kita tidak bersamanya, beliaulah yang bersama kita, karena kita mempunyai amal buruk dan dosa-dosa, dan para awliyaullah dapat menciumnya.  Dan beliau tidak meninggalkan kita, beliau bersama kita, dan beliau akan bersama kita di dunia dan akhirat, kita akan berada di tangannya di akhirat insya Allah... Saya tahu bahwa kita semua merasa sedih.  Inallaaha Ghayur, Allah senang untuk memiliki kalbu hamba-hamba-Nya, dan semoga Allah memiliki kalbu kita seperti halnya Dia memiliki kalbu Mawlana Syekh Nazim, bi hurmatil habiib fatihah."

Selamat menemui Kekasih, wahai Syekh..
Semoga Alloh senantiasa melimpahkan rahmat dan nikmat-Nya..
Al-Fatihah.....

Share This :

Di akhir Januari 2014 dalam perjalanan menuju Serang Banten, di sepanjang jalan tol terdapat banyak pekerja. Ada pekerja yang bagian mencari sampah disepanjang jalan tol, ada yang bertugas untuk merapikan tanaman yang ada di pinggir maupun di tengah tol (taman). Tak beberapa lama kemudian di depannya terdapat pekerja yang melakukan perbaikan / pembangunan jalan tol. Ada kuli, ada mandor dan ada pula supervisornya yang bertugas mengatur anak buahnya. Ya kurang lebih ada lima pekerjaan yang saya temui di jalur tol.

Bayangkan di tengah teriknya matahari. Orang-orang tersebut bekerja untuk menghidupi diri dan keluarga.

Oiya ada lagi, yaitu petugas pintu tol, yang memberikan kartu maupun yang menarik uang. Lihatlah, betapa luasnya rizki Alloh itu. Dari sebuah jalan tol saja mampu memberikan rizki kepada banyak orang.

tol-merakMelihat para pekerja di tol itu, saya sangat bersyukur. Pekerjaan saya tidak perlu berada di suatu tempat yang panas dan jauh dari warung maupun mall. Di jalan tol ini, yang ada hanya mobil dan truk. Belum lagi untuk pekerja yang bertugas memungut sampah di pinggir tol atau yang merapikan tanaman. Nyawa mereka terancam oleh mobil-mobil yang lalu lalang.

Bisa dilihat sendiri bagaimana kecepatan kendaraan yang lewat di tol. Saya tidak tahu bagaimana di luar negeri untuk merawat jalan tol. Apakah sama seperti di indonesia. Para pemungut sampah itu berjalan di sepanjang jalan tol untuk mencari sampah. Berapa kilo dia harus berjalan, dalam keaadaan panas lagi. Rasanya sangat kebangetan jika saya tidak bersyukur dengan apa yang telah Alloh berikan kepada saya.
*picture : kabarpublik.com

Share This :

Sekali-sekali quick posting di blog lewat Hengpon. Bingung juga apa yg Mau di tulis. Ada sih tapi kayaknya nanti aja di edit :Peace:

Ini adalah trip dadakan saya ke Manado. Tiket juga dibeli dadakan tadi jam 15:30 sedangkan penerbangannya adalah 18:20.

tiket_manado

Damn... Seperti biasa kayaknya si singa terbang ini langganan delay. Tepat saat menulis ini, terdengar pengumuman bahwa pesawat delay 30 menit :nohope:

Share This :

Pada hari Jumat di bulan Desember 2013, saya lupa kapan tepatnya. Saya diberi kesempatan untuk merasakan off road di Sukawarna. Sukawarna berada di daerah Lembang Bandung. Mengasikkan juga off road, walaupun cuma jadi penumpang  ;) :hammer:

Kebetulan dapat undangan dari Divisi Manajemen Risiko (DMR) untuk acara gathering. Saya berterima kasih sekali kepada DMR yang masih menganggap saya bagian dari RCT (Risk Champion Team) sebagai Administrator System Oracle GRC (Governance, Risk and Complience) dan sudi mengundang saya untuk ikutan acara ini :D :o

Kaos RCT

Katanya, Sukawarna menjadi tempat favorit para offroader untuk mengasah kemampuan mengendarai mobil di trek berlumpur. Trek off road kawasan Sukawarna ini merupakan kawasan hutan lindung yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan alam seperti hiking, outbond, adventure (jip, sepeda MTB dan motor trail).

Mobil yang digunakan untuk off road ini adalah Land Rover. Tour dimulai dari penjemputan oleh penyelenggara ke hotel menggunakan Land Rover, langsung meluncur ke area. Ternyata sampai di lembang tidak langsung melakukan off road, karena panitia memiliki acara lain yaitu Team Building. Macem-macem permainan yang dilakukan saat team building semuanya ber-haha hihi sampai sakit perut karena kebanyakan ketawa, sampai waktu memasuki saat sholat jumat. Para pria pun dipersilahkan untuk melaksanakan sholat jumat terlebih dahulu, dan setelah itu dilanjutkan dengan makan siang.

offroad5

Sekitar jam setengah dua siang, dimulailah acara off road. Yang memakan waktu dua jam-an. Menyusuri trek berlumpur sukawarna. Di sini bisa merasakan  sensasi berkendara menembus hutan melalui jalan terjal dan berlumpur menggunakan kendaraan Land Rover 4 wheel drive, diawali dengan Team Building berupa permainan / games seru dan menantang serta membangun kekompakan dan kebersamaan, acara gathering ini meninggalkan kenangan yang tak terlupakan bagi saya :cool: :berbusa:

offroad3

Menapaki medan off road yang terjal dan berlumpur dengan mobil Land Rover jadul tahun 80-an merupakan pengalaman yang cukup membuat adrenalin mengalir Terasa ada sensasi tersendiri ketika menjelajahi kawasan off road di Lembang Bandung dengan menggunakan kendaraan tua yang masih tampak perkasa.

offroad4

offroad1

Referensi :

- Viloursport

- Tempo