Mencari Tuhan

Share This :

Perjalanan mencari tuhan penuh dengan liku-liku, penuh dengan persoalan, menentang logika. Namun tidak ada yang tidak bisa dilogika, bahkan hal ghoib pun bisa dilogika menggunakan ilmu fisika dan metafisik. Aku, walaupun sudah beragama sejak lahir, tapi pencarian tuhan harus tetap dilakukan. Entahlah, ada sesuatu di dalam diri yang mendorong untuk terus melakukan pencarian dan perjalanan.

Belajar agama bukan berarti menemukan Tuhan.
Belajar agama belum tentu menemukan Tuhan.
Tuhan adalah tujuan, sedangkan agama adalah jalan.
Ahli agama belum tentu ia telah bertuhan.
Ahli agama belum tentu ia telah menemukan Tuhan.
Aku tidak ingin menjadi ahli agama, aku ingin menemukan Tuhan.

6 thoughts on “Mencari Tuhan

  1. samsul hadi

    Tuhan tidak untuk dicari.......... karena Tuhan (wujud tanpa awal dan akhir) mendahului segala mahklukNya..........
    Tapi Tuhan untuk dikenal ........ baru diketahui.........
    Ada ilmu yang membimbing kearah sana............ yaitu ilmu Tauhid......

    Monggo berdiskusi............

    Reply
    1. Post author

      Terima Kasih atas komennya, saya memang menunggu komen untuk bisa berdiskusi..

      Kalau kita tidak mencari Tuhan,,, bagaimana caranya kita bisa mengenal-Nya. Karena menurut cara berpikir saya, bagaimana kita bisa mengenal Tuhan sedang kita tidak pernah bertemu dengan Nya. Ilmu Tauhid yang seperti apa yang bisa membuat kita mengenal Tuhan?

      Reply
      1. samsul hadi

        Mahkluk (semua ciptaan) hakikatnya tidak pernah berpisah sedetikpun dari Alloh sang Pencipta jagad seisinya, hanya makhlukNya saja yang tidak menyadari.
        Mulailah mengenal sifat-sifat Alloh...dari wujud, kidam, baqo' dst...
        Ilmu Tauhid adalah ilmu yang mengESAkan Alloh, didalamnya dipelajari mulai dari sifat sifat Alloh dan Dalil Alquran pendukungnya sampai pemahaman siapa Alloh itu.......

  2. Post author

    Saya baru mendapat pencerahan setelah sekian lama, dan membaca kembali komentar mas samsul hadi ternyata itu sebuah petunjuk, saya baru mulai paham maksudnya. Terima Kasih :) Saya ada pertanyaan sekedar penegasan, apakah mengenal diri itu dimulai dari pengenalan terhadap sifat2 Alloh tersebut? Atau saya masih salah?

    Reply
  3. kalau saya pribadi juga setuju om samsul, tidak usah dicari, tinggal dikenali saja lewat tanda-tanda kekuasaanNya dan ciptaanNya berdasarkan dalil-dalilnya. setelah dikenali ya kemudian diibadahi.

    numpang lewat om zain.. hehe

    Reply
    1. Post author

      Terima kasih om lawatannya dan commentnya.

      Saya setuju dengan pendapatnya, mungkin cuma masalah bahasa saja. Saya menganggap bahwa untuk mengenali Tuhan harus melalui proses pencarian. Pencarian terhadap keberadaan dan tanda-tanda kekuasaanNya.

      Saya mungkin berpikiran seperti nabi Ibrahim, yang mencari-cari Tuhannya. Beliau melihat tanda-tanda kekuasaan jadi beliau awalnya menganggap bintang, bulan, kemudian matahari sebagai Tuhan. Dan akhirnya beliau menyadari bahwa diantara itu semua terdapat Yang Maha Segalanya.

      Begitulah, semoga saya bisa seperti nabi Ibrahim yang telah menemukan Tuhan :)

      Reply

Leave a Reply