Tag Archives: islam

Share This :

Bertepatan dengan hari Kartini, maka akhir-akhir ini banyak berseliweran di timeline Facebook tentang kakak RA Kartini, yaitu RMP Sosrokartono. Ternyata banyak yang tahu dan jadi tahu tentang beliau.

Saya sudah lama mendapat buku yang berisi tentang sekelumit pemikiran beliau. Buku yang masih menggunakan ejaan lama karena terbit di tahun 1966. Judulnya "ILMU KANTONG BOLONG, ILMU KANTONG KOSONG. ILMU SUNJI DRS RMP SOSROKARTONO" oleh R Mohammad Ali. Sebenarnya tujuan penulis menyusun buku ini untuk mengenalkan kepribadian dan sosok RMP Sosrokartono, seorang indonesia yang luar biasa. Bukan menyusun tentang "ajaran" karena untuk menguraikan tentang ilmu RMP Sosrokartono tidak mungkin benar serta tidak mungkin tepat sebab ketidak mampuan untuk mengikuti ilmu-laku RMP Sosrokartono.

Hal ini berarti bahwa ilmu yang dimiliki oleh RMP Sosrokartono merupakan ilmu yang luar biasa yang memerlukan bimbingan seorang guru. Namun RMP Sosrokartono sendiri tidak pernah mengajarkan suatu ilmu kepada murid-murid. sesuai dengan yang kata-katanya :

Murid, gurune pribadi.
Guru, muride pribadi.
Pamulangane, sengsarane sesami.
Ganjarane, aju lan arume sesami.

Murid, gurunya diri pribadi.
Guru, muridnya diri pribadi.
Tempat belajarnya/pelajarannya penderitaan sesama.
Balasannya, kebaikan dan keharuman sesama.

Mengandung pengertian bahwa sesungguhnya dalam diri seseorang terdapat guru dan diri seseorang itu sendiri menjadi murid. Murid dari guru sejati. sebab pada intinya segala bentuk ilmu dan pengetahuan itu hanya datang dari Tuhan. Karena guru selain Tuhan itu hanya sebagai perantara belaka. Untuk itu carilah guru sejati itu di dalam dirimu sendiri. Siapa kenal dirinya akan kenal Tuhannya.

rmp_sosrokartono

RMP Sosrokartono tidak memberikan pelajaran kepada siapapun juga. Ilmu Kantong Kosong menjadi wujud dalam diri pribadinya. Barang siapa yang hendak menyakinkan ilmu kantong kosong tiada lain jalannya kecuali mencontoh peri-kehidupan RMP Sosrokartono. Beliau tidak mempunyai murid, tetapi setiap yang ingin menyakinkan ilmu kantong kosong dipersilahkan berada dilingkungannya. Tempat itu disebut dengan nama DAR-OES-SALAM (Darussalam). Dar as salam, yaitu tempat tenteram-damai. Tenteram dan damai sebab kosong dan bersih dari pemujaan diri pribadi manusia. Darussalam atau tempat untuk bernaung dan berlindung dalam suasana cinta kasih dan bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Di tempat itulah cinta kasih dan bakti kepada Sang Khalik Pencipta Alam serta Isinya diwujudkan menjadi cinta kasih kepada sesama manusia.

Di buku lain yang ditulis oleh DR R Soeharto, beliau merupakan dokter pribadi bung karno dengan judul "SAKSI SEJARAH" terbitan tahun 1982. Menulis pada bab tersendiri yaitu "Ramalan dan Nasihat Drs. Sosrokartono". Disebutkan bahwa dokter soeharto di utus bung karno untuk ke bandung dan mohon petunjuk dan nasihat bagi cita-cita indonesia merdeka. Yang di katakan oleh RMP Sosrokartono adalah "Bahwa kita masih memerlukan perjuangan yang lama sebelum Indonesia merdeka terwujud. sedangkan perjuangan itu sering diwarnai dengan kekacauan, pertengkaran dan jatuhnya banyak korban. Namun akhirnya Indonesia merdeka terwujud juga. Ya, ya, saya akan membantu, tetapi Karno mesti iling terus.

Kata jawa eling, secara harfiah berarti ingat, tapi dalam pengertian ketuhanan, kata itu bermakna sadar akan kodratnya sebagai hamba Allah, karena itu wajib mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Itulah sekelumit tentang RMP Sosrokartono yang mewarnai perjalanan saya

Share This :

Charles Augustin de Coulomb, menemukan hubungan antara gaya listrik dengan besar muatan-muatan dan jarak antara kedua muatan tersebut. Hubungan ini disebut sebagai Hukum Coulomb, yang berbunyi :

“Besarnya gaya tarik-menarik dan tolak-menolak sebanding dengan besar muatan masing-masing dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.”

Ada 2 jenis yang berlaku pada Hukum Coulomb ini, yaitu :
a. Besarnya gaya tarik menarik atau tolak-menolak sebanding dengan besar muatan masing-masing
b. Besarnya gaya Coulomb berbanding terbalik kuadrat jarak kedua muatan

Namun di sini hanya satu yang akan saya tulis yaitu yang pertama : Besarnya gaya tarik menarik sebanding dengan besar muatan masing-masing. Bukan bermaksud untuk menyamakan science dangan agama. Namun iseng-iseng aja otak saya kepikiran. Yang saya tulis ini bisa jadi benar bisa juga salah. Dipersilahkan jika mau mengkritik.

Dalam pandangan saya, makna dari sebuah hadist terkenal sejalan dengan itu. Bahwa, pikiran kita yang dominan akan menarik keadaan yang sejenis dengan pikiran tersebut ke dalam kehidupan kita. Sebagian teman membenarkannya berdasarkan kesesuaian dengan hadis Qudsi yang diriwayatkan Bukhari. "Aku bersama prasangka hamba-Ku."

Keyakinan kepada sesuatu akan berdampak besar terhadap hasil yang di dapatkan. Kita yakin Alloh akan memberikan pertolongan-Nya, maka insyaAlloh pertolongan itu akan datang. Entah apapun wujudnya. Saya sering mengalami hal-hal seperti itu. Saat menginginkan sesuatu, berbekal 'yakin' maka semesta yang merupakan 'tangan-tangan' Alloh bekerja dan akhirnya terpenuhilah keinginan itu.

Seperti yang pernah saya tulis pada Life Signs tentang teori Mestakung (Semesta Mendukung), yaitu sebuah konsep sederhana fisika yang berarti bahwa saat sesuatu berada dalam kondisi kritis maka setiap partikel di kelilingnya akan bekerja secara serentak demi mencapai titik ideal atau keseimbangan. Apa yang kita keluarkan itulah yang kita dapat. Apa yang kita prasangka kan kepada Tuhan itulah yang akan kita dapatkan.

Kayakinan akan sesuatu merupakan hal yang akan mendasari pola pikir kita. Jika kita yakin bahwa Tuhan tidak akan memberi cobaan yang diluar kemampuan kita, maka cobaan apapun itu akan dipandang dengan ringan. Karena dikembalikan semuanya kepadanya. Itulah tarik menarik. Jika kita selalu merasa bersama dengan Yang Maha Akbar, maka segala sesuatu itu pun jadi kecil karena tertarik oleh 'gaya' yang tak hingga.

Demikian pula dengan QS Ar Ra'd 11 : "Alloh tidak merubah keadaan suatu kaum jika mereka tidak merubah keadaan pada diri mereka sendiri". Di batas kata yang sesuai dengan logika, bahwa hasil yang di peroleh ditentukan oleh usaha yang kita lakukan. Namun yang harus di ingat bahwa, apakah dalam usaha itu kita menyertakan Tuhan atau tidak. Alloh dulu, Alloh lagi, Alloh terus.

Karena adanya hukum tarik menarik itu, semoga selalu berpikir positive agar hasilnya pun positive. Pikiran yang positive akan menarik hal-hal yang positive.

think-positive-300x219

Yang sesuai lagi dengan Hukum tarik menarik adalah : "Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat biji sawi sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar seberat biji sawi sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula “ (QS. Al Zalzalah ayat 7 - 8)

Sejalan pula dengan nasihat Lukman kepada anaknya : “(Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Alloh akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Alloh Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS. Luqman: 16).

Yaa Alloh… Ajari aku ilmuMu…
Rahmati, Ridhoi serta cahayai di setiap gerakku…
Khusukkan ibadahku…
Ampuni semua salahku, keluargaku, kedua orangtuaku serta para sahibku…
Al-Fatihah

Share This :

Hukum kekekalan energi di temukan oleh James Prescott Joule, berbunyi :

"Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain"

Begitulah bunyinya, namun tulisan ini tidak akan membahas mengenai rumus tersebut didalam suatu percobaan dan perhitungan fisika. Saya kepikiran dengan sesuatu yang lain. Anggaplah energi disini adalah sesuatu yang kita lakukan dalam kehidupan ini, di sadari atau tidak maka pasti kita akan mendapatkan balasannya. Perbuatan baik akan mendapatkan balasan yang baik dan perbuatan buruk juga akan mendapatkan balasan yang buruk. Orang sering menyebut hal seperti itu sebagai KARMA. Dan menurut saya begitulah sunnatullah yang telah ditetapkan oleh Alloh.

Di dalam Al Quran terdapat banyak sekali perintah yang menyuruh manusia untuk berpikir, bahkan ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW adalah perintahnya untuk membaca ( Iqra' ) yang tafsiran luasnya adalah membaca apa saja baik Ayat Qauliyah maupun Ayat Kauniyah

“Dan di bumi terdapat ayat-ayat (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (QS Adz-Dzariyat : 20-21)

Berangkat dari situ maka sayapun membandingkan antara Hukum Kekekalan Energi dangan banyak peristiwa yang telah saya alami. Dan saya hubungkan dengan Al Quran. Kalau meminjam istilahnya Cak Nun disebut otak-atik gathuk. Menggunakan segenap ilmu yang dimiliki untuk merasakan Kebesaran dan Kemuliaan Alloh. Untuk menangkap tanda-tanda Keagungan Alloh.

Pertama tentang sedekah. Di sebutkan bahwa Alloh akan membalas sedekah dengan yang lebih baik.
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS Al Baqarah : 261)

Dalam ayat ini Alloh secara jelas menyebut perhitungan matematis saat kita mengeluarkan hartanya untuk sedekah. Jika menurut perhitungan matematis itu berarti sedekah kita akan dibalas hingga 700 kali lipat! Di akhir ayat Alloh menekankan akan membalas sedekah itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Sedekah yang kita keluarkan pasti di balas oleh Alloh. Dengan pembalasan yang berlipat-lipat itu berarti Hukum Kekekalan Energi tidak berlaku donk? Tentu saja masih berlaku, karena ada energi Ikhlas dan energi doa di dalamnya.

Kedua tentang berdoa. Alloh memerintahkan manusia untuk berdoa maka Alloh akan mengabulkannya.
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.“ (QS Al Mu'min : 60)

Disini kita mengeluarkan energi, untuk bermunajat, meminta kepada Alloh. Mengerahkan keikhlasan bahkan air mata. Dengan adanya energi yang keluar itu, maka Allah mengembalikan energi tersebut sesuai dengan kebutuhan manusia. Tidak ada energi yang terbuang percuma. Janji Alloh itu sangat benar dan pasti terlaksana.
allah-4
Ketiga tentang Ingat kepada Alloh. Hamba yang mengingat Alloh, maka Alloh akan mengingatnya.
“Ingatlah kepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kalian kufur.” (QS Al Baqarah :152)

Dzikir adalah tali koneksi antara Alloh dengan seorang hamba. Barang siapa yang mengingat Alloh maka Alloh akan mengingatnya. Seluruh energi tercurah untuk menuju dan mengingat Alloh. Dan Alloh pun membalasnya dengan mengingat hamba. Saya tidak bisa menuliskannya, bagaimana rasanya jika Alloh telah mengingat seorang hamba. Rasanya pada Contoh Ingat Alloh ini, Hukum kekekalan Energi tak berlaku lagi. Namun jika di logika maka disinilah sesungguhnya letak energi tak hingga (∞).

Ya Alloh... Ya Alloh... Ya Alloh... Saya tak mampu menuliskannya. Betapa Rahman dan Rahimnya Engkau Ya Alloh. Hadist Qudsi dibawah inilah yang membuat saya berpikir bahwa Hukum Kekekalan Energi tidak berlaku di dalam dzikir. Betapa istimewanya dzikir. Alloh membalasnya melebihi apapun. Alloh mendatangi melebihi apapun :(

“Aku sesuai dengan dugaan hamba-Ku kepada-Ku. Jika ia ingat kepadaKu didalam hatinya, Akupun ingat pula kepadanya didalam hatiKu. Dan jika ia ingat kepadaKu dilingkungan khalayak ramai, niscaya Akupun ingat kepadanya didalam lingkungan khalayak ramai yang lebih baik. Dan jika ia mendekat padaKu sejengkal,Akupun mendekat pula padanya sehasta. Jika ia mendekat padaKu sehasta, niscaya Aku mendekat padanya sedepa. Dan jika dia datang padaKu dengan berjalan, maka Aku mendatanginya sambil berlari“ (Hadist Qudsi yang diriwayatkan oleh Syaikhani dan Turmidzi dari Abu Huraira RA)

Share This :

Bagaimanakah caranya ingat Alloh itu?
Seperti apa sih yang disebut ingat Alloh itu?
Mungkin ini hanya sebatas kata, untuk itu ajarilah aku wahai Guru, wahai Rosul, wahai Alloh.

dalam-hati-ada-Allah

 "INGAT-lah akan AKU, supaya AKU ingat pula akan engkau, dan janganlah engkau menyangkal akan nikmat-KU." (QS Al-Baqarah 2: 152)

"Wahai orang-orang yg beriman, INGAT-lah akan Allah dengan INGATAN yang sebanyak-banyaknya." (QS Al-Ahzab 33: 41)

"Janganlah kalian luput dari meng-INGAT AKU." (QS Thaahaa 20: 42)

Dalam 24 jam, berapa jam kita ingat kepada Alloh. Ketika sholat apakah kita ingat Alloh. Ketika makan apakah kita ingat Alloh. Atau ketika hendak tidur apakah kita ingat Alloh. Ketika nama Alloh mendominasi hidup kita, maka hidup kita akan tenang, terpelihara dari maksiat, mulia, dan berkedudukan tinggi. Semakin kita ingat kepada Alloh, maka semakin sering pula Alloh mengingat kita.

Rasulullah saw bersabda, "Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Alloh, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Alloh dalam hatinya. Maka sesungguhnya Alloh menempatkan hamba-Nya, sebagaimana hamba itu menempatkan Alloh dalam jiwanya (hatinya)."

Selalu mengingat Alloh (dzikrullah) adalah senjata paling ampuh untuk mengekang hawa nafsu dan menumpulkan tipu daya syetan. Apa pun yang syetan lakukan, tidak akan mampu menggelincirkan manusia yang hatinya selalu berdzikir kepada Alloh. Para malaikat akan menaunginya. Dan keberuntungan akan selalu menyertainya.

''Berteguh hatilah kamu dan SEBUTLAH (NAMA) ALLOH sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.'' (QS Al Anfal : 45)

Yaa Allah… Ajari aku ilmuMu…
Ajari aku untuk selalu mengingatMu..
Rahmati, Ridhoi serta cahayai di setiap gerakku…
Khusukkan ibadahku…
Ampuni semua salahku, keluargaku, kedua orangtuaku serta para sahibku…
Al-Fatihah

 

 

 

1 Comment

Share This :

Kutipan Shuhba Mawlana Syekh Hisyam Kabbani (q)
Masjid Baitul Ihsan, Bank Indonesia
20 Des 2011

Wahai Muslim! Bukalah mata kalian. Apakah kalian melihat Muhammad (s)? [Tidak] Belum? Kalian ingin melihatnya? Shallu `ala Muhammad!. Setetes air mata dari mata kalian sudah cukup bagi Allah untuk memperlihatkan Muhammad (s) kepada kalian. Belum? Pulanglah ke rumah kalian, lalu ketika semua orang tidur, duduklah di sudut kamar, di tempat yang gelap, bacalah selawat ke atas Nabi Muhammad (s) dan katakan, “Ya Sayyidii Ya Rasuulallah innii uhibuk. Ya Rasuulullah adriknii. Ya Rasuulallah shallaAllahu `alayk wa sallam. Dan kalian lihat bahwa kalian menangis, mencucurkan air mata, menangis, dan menangis dan jangan katakana belum, teruslah menangis sampai cucuran air mata keluar dari mata kalian. Itulah tanda bahwa Sayyidina Muhammad (s) melihat pada kalian. Karena di dalam qasaid kita katakana, nazhra ya Rasuulallah adrikna ya Rasuulallah, katakan unzhur lana ya Rasuulullah, nazhran minka ya Rasuulallah tutahhiru bihaa quluubaana, adrikna ya Rasuulullah ya sayyid al-bashar ya habiiballah. Kalian akan merasakan kehadirannya, kalian akan merasakan sesuatu segera setelah air mata itu mengalir. Itu artinya Nabi (s) melihat kalian. Sebagaimana Nabi (s) bersabda, “Aku menyaksikan umatku apa yang mereka lakukan, aku menyaksikannya.” Berusahalah untuk bersama dengan Nabi (s).

2 Comments

Share This :

Saat libur tak ada lagi yang lebih nikmat selain tidur sehabis shubuh. Tapi sebenarnya tidur setelah shubuh itu bener-bener tidak dianjurkan... Yah, manusia emang sussah untuk berubah, pasti ada saja alasannya. Termasuk saya :( Pernah, bahkan terlalu sering malah, saya tidur lagi sehabis sholat shubuh. Pas bangun pun badan jadi panas dan lemas. Sehingga saya mengakalinya dengan duduk sejenak atau sekedar baca-baca setelah shubuh, walaupun akhirnya tertidur juga :P Namun setidaknya kebiasaan "langsung tidur setelah sholat" memiliki waktu tunda yang lebih lama, syukur-syukur klo bisa bertahan sampai matahari terbit. :D

Ada yang bilang bahwa,

kalau tidur habis shubuh bikin rezeki dipatok ayam...

Saya juga nemu sebuah pepatah yang bilang bahwa

Tidur di waktu subuh adalah pangkal kemiskinan

Kemudian ada lagi yang menyebutkan bahwa

Cepat tidur dan cepat bangun dapat membuat orang sehat, kaya, dan bijaksana

Bahkan sang Ibnul Qayyim berkata,

"Empat hal yang menghambat datangnya rezeki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit solat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat." (Zaadul Ma’ad, 4/378)

Rasulullah secara spesifik menghubungkan shalat subuh dengan rezeki. Dalam At-Targhib wa At-Tarhib, Al-Mundziri meriwayatkan suatu ketika, Rasulullah Saw. Pulang dari masjid sehabis mendirikan shalat subuh dan mendapati Fatimah masih tertlelap. Beliau langsung membalikkan tubuh putrinya itu dengan kaki dan berkata, “Fatimah, bangun dan saksikan rezeki Tuhanmu. Allah Swt. Membagi-bagikan rezeki kepada hamba-Nya antara sejak shalat subuh hingga matahari terbit,” (Menurut Al-Mundziri hadis ini juga diriwayatkan oleh Al-Baihaqi).

Sehingga tidak salah jika disimpulkan sebagai berikut. Manajemen tidur efektif adalah pola tidur yang sesuai dengan al-Quran dan sunah, di antaranya:
(1) tidur cepat di malam hari,
(2) bangun cepat di pagi hari,
(3) tidak tidur pagi atau mengoptimalkan aktivitas di pagi hari,
(4) tidur sejenak pada siang hari,
(5) tidak tidur setelah Ashar,
(6) tidak tidur antara dua Isya, yaitu antara Maghrib dan Isya,
(7) tidak kekurangan tidur dan tidak berlebihan.

Mari kita jaga tidur kita, jangan kebanyakan tidur dan jangan pula kekurangan tidur. Semoga ini tidak sekedar menjadi tulisan yang berlalu begitu saja...

Share This :

Menurut Ustadz yusuf mansur:

Ketika zaman semakin berputar mengikuti arus syahwat manusia, selayaknya lah kita sebagai orang Islam (mungkin) harus mulai kembali menanamkan azam dan niat, tekad dan keinginan untuk mulai menghafal Al-Quran.

Dan untuk memudahkan menghafalnya, ada beberapa teknik dan persiapan yang khusus yang bisa dipakai. Beberapa di antaranya:

* lkhlaskan niat dan bersabar
* Jangan lupa baca basmillah dulu
* Berdoa kepada Allah swt
* Bersih dari hadas kecil dan besar
* Sebaiknya menghadap kiblat
* Memakai pakaian putih yang bersih dan menutup aurat
* Jangan banyak berkata dan ketawa ketika membaca dan menghafal
* Memberikan perhatian sepenuhnya
* Jangan membaca ketika mengantuk atau menguap
* Berhenti membaca ketika ingin buang angin
* Salat dua rakaat sebelum memulai

SEBELUM MENGHAFAL

1. Mempunyai azam dan minat untuk menghafal
2. Memilih waktu yang sesuai untuk menghafal
3. Memilih tempat yang sesuai untuk menghafal
4. Berada dalam keadaan tenang
5. Tenangkan pikiran sebelum menghafal
6. Pilih sebuah jenis mushaf dan jangan ubah dengan jenis mushaf lain
7. Beristighfar, membaca selawat dan doa sebelum mulai menghafal

Share This :

[Acara 1]
Pada malam harinya bertempat di balaikota jogja, acara pertama diadakan, yaitu acara dzikir dan sholawat. Yang mengisi adalah Syekh Hisyam dan Al-Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Namun di acara itu juga datang Syekh Mus, Syekh Zakariya,  dan para ulama lainnya. Video dapat dilihat di sufiLive-maulid (Recorded:Aug 11, 2008 07:00 PM)

[Acara 2]
Keesokan harinya adalah acara khusus yang dilakukan di Zawiyah Yogya,,, Seluruh jamaah Naqsybandi Haqqani berkesempatan mendengarkan kata-kata mulia yang keluar dari hati beliau dan bersalaman dengan beliau. Semoga Allah senantiasa memuliakan ruh beliau. Maulana Syekh memberikan subha, menerangkan bahwa ada 2 macam type aulia. Selain itu disempatkan mengkaji Kitab Syekh Abdul Qadir Jaelani. Video dapat dilihat di SufiLive-zawiyah (Recorded:Aug 12, 2008 01:00 PM)

[Acara 3]

Setelah acara di Zawiyah, Syekh berangkat menuju RRI Yogya, untuk melakukan dialog. Acara yang ada di RRI ini disebut sebagai Ashabul Cafe, karena membahas menganai Tasawuf. Syekh Hisyam membahas tentang CINTA, cinta Allah, cinta Rasul. Di sela-sela acara, Syekh meminta 3 muridnya untuk malakukan tari seperti yang pernah dilakukan Syekh Jalaludin Rumi yaitu whirling.
Video dapat dilihat di SufiLive-RRI

Share This :

Pesan SEBELUM TIDUR (Tafsir Haqqi)
Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara,yaitu :
1. Sebelum khatam Al Qur'an.
2. Sebelum membuat para nabi memberimu
3. Sebelum para muslim meredhai kamu.
4. Sebelum kau laksanakan haji dan umrah....

"Bertanya Aisyah : "Ya Rasulullah.... Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?" Rasul tersenyum dan bersabda : "Jika engkau tidur bacalah :
# Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur'an.
# Membaca selawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.
# Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredoi kamu.
# Dan,perbanyaklah bertasbih,bertahmid,bertahlil,bertakbi maka seakan-akan kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umrah"

8 Comments

Share This :

Baru baca buku tasawuf, sebenarnya ini buku lama yang sudah ada dirumah sejak setaun yang lalu. Tapi baru bisa kebaca. Karena aku lagi tertarik dengan statemen manunggaling kawulo lan gusti (bersatunya makhluk dengan Tuhannya) yang bahasa arabnya tauhidul wujud. Berbicara masalah ini tentu tak lepas dari keberadaan Husain bin Mansyur Al-Hallaj (dari Baghdad) dan Syech Siti Jenar yang populer juga dengan sebutan syech lemah abang, dan tentu kita sudah tahu bahwa beliau telah dihukum mati karena keyakinannya tersebut.

Sebuah pertanyaan yang selalu melekat dibenakku, setelah membaca buku ini:
1. Dimanakah Tuhan itu berada?
2. Tuhan itu jauh atau dekat atau tak berjarak?
3. Tuhan itu ghaib atau nyata?

Sebuah pertanyaan yang mendasar tapi membuat kita berpikir untuk mencari jawabannya, dan sebuah pertanyaan yang sulit jika kita tidak memiliki ilmunya.....